Ragam Metode Pembelajaran Interaktif


Pembelajaran, Menurut Usman ( 2000 : 4 ) “ … proses pembelajaran merupakan suatu proses yang mengandung serangkaian perbuatan guru dan siswa atas dasar hubungan timbal balik yang berlangsung dalam situasi edukatif untuk mencapai tujuan tertentu” Proses pembelajaran merupakan interaksi semua komponen atau unsur yang terdapat dalam pembelajaran yang satu sama lain saling berhubungan dalam sebuah rangkaian untuk mencapai tujuan. Menurut Sudjana ( 1989 : 30 ) yang termasuk dalam komponen pembelajaran adalah “ tujuan, bahan, metode dan alat serta penilaian “Metode mengajar yang digunakan guru hampir tidak ada yang sisa-sia, karena metode tersebut mendatangkan hasil dalam waktu dekat atau dalam waktu yang relatif lama.
Hasil yang dirasakan dalam waktu dekat dikatakan seabagi dampak langsung (Instructional effect) sedangkan hasil yang dirasakan dalam waktu yang reltif lama disebut dampak pengiring (nurturant effect) biasanya bekenaan dengan sikap dan nilai. (Syaiful Bahri Djamarah, 2000,194)Macam-macam Metode Pembelajaran :

1. METODE CERAMAH
Metode ceramah adalah metode yang boleh dikatakan metode tradisonal. Karena sejak dulu metode ini telah dipergunakan sebagai alat komunikasi lisan antara guru dan anak didik dalam interaksi edukatif.

a. Kelebihan Metode Ceramah
1) Guru mudah menguasai kelas.
2) Mudah dilaksanakan.
3) Dapat diikuti anak didik dalam jumlah besar.
4) Guru mudah menerangkan bahan pelajaran berjumlah besar.

b. Kekurangan Metode Ceramah
1) Kegiatan pengajaran menjadi verbalisme (pengertian kata-kata).
2) Anak didik yang lebih tanggap dari sisi visual akan menjadi rugi dan anak didik yang lebih tanggap auditifnya dapat lebih besar menerimanya.
3) Bila terlalu lama membosankan.
4) Sukar mengontrol sejauhmana pemerolehan belajar anak didik.
5) Menyebabkan anak didik pasif.

2. METODE PROYEK
Metode proyek adalah suatu cara mengajar yang memberikan kesempatan kepada anak didik untuk menggunakan unit-unit kehidupan sehari-hari sebagai bahan pelajarannya. Bertujuan agar anak didik tertarik untuk belajar.

a. Kelebihan Metode Proyek
1) Dapat merombak pola pikir anak didik dari yang sempit menjadi lebih luas dan menyeluruh dalam memandang dan memecahkan masalah yang dihadapi dalam kehidupan.
2) Melalui metode ini, anak didik dibina dengan membiasakan menerapkan pengetahuan, sikap, dan keterampilan dengan terpadu, yang diharapkan praktis dan berguna dalam kehidupan sehari-hari.

b. Kekurangan Metode Proyek
1) Kurikulum yang berlaku di negara kita saat ini, baik secara vertikal maupun horizontal, belum menunjang pelaksanaan metode ini;
2) Organisasi bahan pelajaran, perencanaan, dan pelaksanaan metode ini sukar dan memerlukan keahlian khusus dari guru, sedangkan para guru belum disiapkan untuk ini;
3) Harus dapat memilih topik unit yang tepat sesuai kebutuhan anak didik, cukup fasilitas, dan memiliki sumber-sumber belajar yang diperlukan;
4) Bahan pelajaran sering menjadi luas sehingga dapat mengaburkan pokok unit yang dibahas.

3. METODE EKSPERIMEN
Metode eksperimen adalah metode pemberian kesempatan kepada anak didik perorangan atau kelompok, untuk dilatih melakukan suatu proses atau percobaan. Dengan metode ini anak didik diharapkan sepenuhnya terlibat merencanakan eksperimen, melakukan eksperimen, menemukan fakta, mengumpulkan data, mengendalikan variabel, dan memecahkan masalah yang dihadapinya secara nyata.

a. Kelebihan Metode Eksperimen
1) Metode ini dapat membuat anak didik lebih percaya atas kebenaran atau kesimpulan berdasarkan percobaannya sendiri daripada hanya menerima kata guru atau buku;
2) Anak didik dapat mengembangkan sikap untuk mengadakan studi eksplorasi (menjelajahi) tentang ilmu dan teknologi, suatu sikap yang dituntut dari seorang ilmuwan; dan
3) Dengan metode ini akan terbina manusia yang dapat membawa terobosan-terobosan baru dengan penemuan sebagai hasil percobaannya yang diharapkan dapat bermanfaat bagi kesejahteraan hidup manusia.

b. Kekurangan Metode Eksperimen
1) Tidak cukupnya alat-alat mengakibatkan tidak setiap anak didik berkesempatan mengadakan eksperimen;
2) Jika eksperimen memerlukan jangka waktu yang lama, anak didik harus menanti untuk melanjutkan pelajaran; serta
3) Metode ini lebih sesuai untuk menyajikan bidang-bidang ilmu dan teknologi.

4. METODE PEMBERIAN TUGAS DAN RESITASI
Pemberian tugas dengan arti guru menyuruh anak didik misalnya membaca, tetapi dengan menambahkan tugas-tugas seperti mencari dan membaca buku-buku lain sebagai perbandingan, atau disuruh mengamati orang/masyarakatnya setelah membaca buku itu. Dengan demikian, pemberian tugas adalah suatu pekerjaan yang harus anak didik selesaikan tanpa terikat dengan tempat.

a. Kelebihan Metode Pemberian Tugas dan Resitasi
1) Pengetahuan yang anak didik peroleh dari hasil belajar sendiri akan dapat diingat lebih lama; dan
2) Anak didik berkesempatan memupuk perkembangan dan keberanian mengambil inisiatif, bertanggung jawab, dan berdiri sendiri.

b. Kekurangan Metode Pemberian Tugas dan Resitasi
1) Seringkali anak didik melakukan penipuan di mana anak didik hanya meniru hasil pekerjaan orang lain tanpa mau bersusah payah mengerjakan sendiri;
2) Terkadang tugas itu dikerjakan orang lain tanpa pengawasan; dan
3) Sukar memberikan tugas yang memenuhi perbedaan indi¬vidual.

5. METODE DISKUSI
Diskusi adalah memberikan altematif jawaban untuk membantu memecahkan berbagai problem kehidupan. Dengan catatan persoalan yang akan didiskusikan harus dikuasai secara mendalam.

a. Kelebihan Metode Diskusi
1) Menyadarkan anak didik bahwa masalah dapat dipecahkan dengan berbagai jalan dan bukan satu jalan (satu jawaban saja).
2) Menyadarkan anak didik bahwa dengan berdiskusi mereka saling mengemukakan pendapat secara konstruktif sehingga dapat diperoleh keputusan yang lebih baik.
3) Membiasakan anak didik untuk mendengarkan pendapat orang lain sekalipun berbeda dengan pendapatnya sendiri dan membiasakan bersikap toleran.

b. Kekurangan Metode Diskusi
1) Tidak dapat dipakai pada kelompok yang besar;
2) Peserta diskusi mendapat informasi yang terbatas;
3) Dapat dikuasai oleh orang-orang yang suka berbicara; dan
4) Biasanya orang menghendaki pendekatan yang lebih for¬mal.

6. METODE LATIHAN
Metode latihan (driil) disebut juga metode training, yaitu suatu cara mengajar untuk menanamkan kebiasaan-kebiasaan tertentu. Juga, sebagai sarana untuk memelihara kebiasaan-kebiasaan yang baik. Selain itu, metode ini dapat digunakan untuk memperoleh suatu ketangkasan, ketepatan, kesempatan, dan keterampilan.

a. Kelebihan Metode Latihan
1) Dapat untuk memperoleh kecakapan motoris, seperti menulis, melafalkan huruf, membuat dan menggunakan alat-alat.
2) Dapat untuk memperoleh kecakapan mental, seperti dalam perkalian, penjumlahan, pengurangan, pembagian, tanda-tanda/simbol, dan sebagainya.
3) Dapat membentuk kebiasaan dan menambah ketepatan dan kecepatan pelaksanaan.

b. Kekurangan Metode Latihan
1) Menghambat bakat dan inisiatif anak didik karena anak didik lebih banyak dibawa kepada penyesuaian dan diarahkan kepada jauh dan pengertian.
2) Menimbulkan penyesuaian secara statis kepada lingkungan.
3) Kadang-kadang latihan yang dilaksanakan secara berulang-ulang merupakan hal yang monoton dan mudah membosankan.
4) Dapat menimbulkan verbalisme.

7. PICTURE AND PICTURE
Langkah-langkah :
1. Guru menyampaikan kompetensi yang ingin dicapai
2. Menyajikan materi sebagai pengantar
3. Guru menunjukkan/memperlihatkan gambar-gambar kegiatan berkaitan dengan materi
4. Guru menunjuk/memanggil siswa secara bergantian memasang/mengurutkan gambar-gambar menjadi urutan yang logis
5. Guru menanyakan alasan/dasar pemikiran urutan gambar tersebut
6. Dari alasan/urutan gambar tersebut guru memulai menamkan konsep/materi sesuai dengan kompetensi yang ingin dicapai
7. Kesimpulan/rangkuman

8. NUMBERED HEAD TOGETHER ((KEPALA BERNOMOR) (SPENCER KAGAN, 1992)
Langkah-langkah :
1. Siswa dibagi dalam kelompok, setiap siswa dalam setiap kelompok mendapat nomor
2. Guru memberikan tugas dan masing-masing kelompok mengerjakannya
3. Kelompok mendiskusikan jawaban yang benar dan memastikan tiap anggota kelompok dapat mengerjakannya/mengetahui jawabannya
4. Guru memanggil salah satu nomor siswa dengan nomor yang dipanggil melaporkan hasil kerjasama mereka
5. Tanggapan dari teman yang lain, kemudian guru menunjuk nomor yang lain
6. Kesimpulan

9. COOPERTIVE SCRIPT (DANSEREAU CS., 1985)

Skrip kooperatif :
metode belajar dimana siswa bekerja berpasangan dan bergantian secara lisan mengikhtisarkan, bagian-bagian dari materi yang dipelajari
Langkah-langkah :
1. Guru membagi siswa untuk berpasangan
2. Guru membagikan wacana/materi tiap siswa untuk dibaca dan membuat ringkasan
3. Guru dan siswa menetapkan siapa yang pertama berperan sebagai pembicara dan siapa yang berperan sebagai pendengar
4. Pembicara membacakan ringkasannya selengkap mungkin, dengan memasukkan ide-ide pokok dalam ringkasannya.
Sementara pendengar :
• Menyimak/mengoreksi/menunjukkan ide-ide pokok yang kurang lengkap
• Membantu mengingat/menghafal ide-ide pokok dengan menghubungkan materi sebelumnya atau dengan materi lainnya
5. Bertukar peran, semula sebagai pembicara ditukar menjadi pendengar dan sebaliknya. Serta lakukan seperti diatas.
6. Kesimpulan Siswa bersama-sama dengan Guru
7. Penutup

10. KEPALA BERNOMOR STRUKTUR (MODIFIKASI DARI NUMBER HEADS)
Langkah-langkah :
1. Siswa dibagi dalam kelompok, setiap siswa dalam setiap kelompok mendapat nomor
2. Penugasan diberikan kepada setiap siswa berdasarkan nomor terhadap tugas yang berangkai
Misalnya : siswa nomor satu bertugas mencatat soal. Siswa nomor dua mengerjakan soal dan siswa nomor tiga melaporkan hasil pekerjaan dan seterusnya.
3. Jika perlu, guru bisa menyuruh kerja sama antar kelompok. Siswa disuruh keluar dari kelompoknya dan bergabung bersama beberapa siswa bernomor sama dari kelompok lain. Dalam kesempatan ini siswa dengan tugas yang sama bisa saling membantu atau mencocokkan hasil kerja sama mereka
4. Laporkan hasil dan tanggapan dari kelompok yang lain
5. Kesimpulan

11. JIGSAW (MODEL TIM AHLI) (ARONSON, BLANEY, STEPHEN, SIKES, AND SNAPP, 1978)
Langkah-langkah :
1. Siswa dikelompokkan ke dalam = 4 anggota tim
2. Tiap orang dalam tim diberi bagian materi yang berbeda
3. Tiap orang dalam tim diberi bagian materi yang ditugaskan
4. Anggota dari tim yang berbeda yang telah mempelajari bagian/sub bab yang sama bertemu dalam kelompok baru (kelompok ahli) untuk mendiskusikan sub bab mereka
5. Setelah selesai diskusi sebagai tim ahli tiap anggota kembali ke kelompok asal dan bergantian mengajar teman satu tim mereka tentang sub bab yang mereka kuasai dan tiap anggota lainnya mendengarkan dengan sungguh-sungguh
6. Tiap tim ahli mempresentasikan hasil diskusi
7. Guru memberi evaluasi
8. Penutup

12. ARTIKULASI
Langkah-langkah :
1. Guru menyampaikan kompetensi yang ingin dicapai
2. Guru menyajikan materi sebagaimana biasa
3. Untuk mengetahui daya serap siswa, bentuklah kelompok berpasangan dua orang
4. Menugaskan salah satu siswa dari pasangan itu menceritakan materi yang baru diterima dari guru dan pasangannya mendengar sambil membuat catatan-catatan kecil, kemudian berganti peran. Begitu juga kelompok lainnya
5. Menugaskan siswa secara bergiliran/diacak menyampaikan hasil wawancaranya dengan teman pasangannya. Sampai sebagian siswa sudah menyampaikan hasil wawancaranya
6. Guru mengulangi/menjelaskan kembali materi yang sekiranya belum dipahami siswa
7. Kesimpulan/penutup

13. MIND MAPPING
Sangat baik digunakan untuk pengetahuan awal siswa atau untuk menemukan alternatif jawaban
Langkah-langkah :
1. Guru menyampaikan kompetensi yang ingin dicapai
2. Guru mengemukakan konsep/permasalahan yang akan ditanggapi oleh siswa dan sebaiknya permasalahan yang mempunyai alternatif jawaban
3. Membentuk kelompok yang anggotanya 2-3 orang
4. Tiap kelompok menginventarisasi/mencatat alternatif jawaban hasil diskusi
5. Tiap kelompok (atau diacak kelompok tertentu) membaca hasil diskusinya dan guru mencatat di papan dan mengelompokkan sesuai kebutuhan guru
6. Dari data-data di papan siswa diminta membuat kesimpulan atau guru memberi perbandingan sesuai konsep yang disediakan guru

14. MAKE – A MATCH (MENCARI PASANGAN)
Langkah-langkah :
1. Guru menyiapkan beberapa kartu yang berisi beberapa konsep atau topik yang cocok untuk sesi review, sebaliknya satu bagian kartu soal dan bagian lainnya kartu jawaban
2. Setiap siswa mendapat satu buah kartu
3. Tiap siswa memikirkan jawaban/soal dari kartu yang dipegang
4. Setiap siswa mencari pasangan yang mempunyai kartu yang cocok dengan kartunya (soal jawaban)
5. Setiap siswa yang dapat mencocokkan kartunya sebelum batas waktu diberi poin
6. Setelah satu babak kartu dikocok lagi agar tiap siswa mendapat kartu yang berbeda dari sebelumnya
7. Demikian seterusnya
8. Kesimpulan/penutup

15. THINK PAIR AND SHARE (FRANK LYMAN, 1985)
Langkah-langkah :
1. Guru menyampaikan inti materi dan kompetensi yang ingin dicapai
2. Siswa diminta untuk berfikir tentang materi/permasalahan yang disampaikan guru
3. Siswa diminta berpasangan dengan teman sebelahnya (kelompok 2 orang) dan mengutarakan hasil pemikiran masing-masing
4. Guru memimpin pleno kecil diskusi, tiap kelompok mengemukakan hasil diskusinya
5. Berawal dari kegiatan tersebut, Guru mengarahkan pembicaraan pada pokok permasalahan dan menambah materi yang belum diungkapkan para siswa
6. Guru memberi kesimpulan
7. Penutup

16. BERTUKAR PASANGAN
Langkah-langkah :
1. Setiap siswa mendapat satu pasangan (guru bisa menunjuk pasangannya atau siswa memilih sendiri pasangannya).
2. Guru memberikan tugas dan siswa mengerjakan tugas dengan pasangannya.
3. Setelah selesai setiap pasangan bergabung dengan satu pasangan yang lain.
4. Kedua pasangan tersebut bertukar pasangan, kemudian pasangan yang baru ini saling menanyakan dan mencari kepastian jawaban mereka.
5. Temuan baru yang didapat dari pertukaran pasangan kemudian dibagikan kepada pasangan semula.

17. SNOWBALL THROWING
Langkah-langkah :
1. Guru menyampaikan materi yang akan disajikan
2. Guru membentuk kelompok-kelompok dan memanggil masing-masing ketua kelompok untuk memberikan penjelasan tentang materi
3. Masing-masing ketua kelompok kembali ke kelompoknya masing-masing, kemudian menjelaskan materi yang disampaikan oleh guru kepada temannya
4. Kemudian masing-masing siswa diberikan satu lembar kertas kerja, untuk menuliskan satu pertanyaan apa saja yang menyangkut materi yang sudah dijelaskan oleh ketua kelompok
5. Kemudian kertas yang berisi pertanyaan tersebut dibuat seperti bola dan dilempar dari satu siswa ke siswa yang lain selama ± 15 menit
6. Setelah siswa dapat satu bola/satu pertanyaan diberikan kesempatan kepada siswa untuk menjawab pertanyaan yang tertulis dalam kertas berbentuk bola tersebut secara bergantian
7. Evaluasi
8. Penutup

18. TEBAK KATA
Media :
Buat kartu ukuran 10X10 cm dan isilah ciri-ciri atau kata-kata lainnya yang mengarah pada jawaban (istilah) pada kartu yang ingin ditebak.
Buat kartu ukuran 5X2 cm untuk menulis kata-kata atau istilah yang mau ditebak (kartu ini nanti dilipat dan ditempel pada dahi ataudiselipkan di telinga.
Langkah-langkah :
1. Guru menjelaskan kompetensi yang ingin dicapai atau materi ± 45 menit.
2. Guru menyuruh siswa berdiri berpasangan di depan kelas
3. Seorang siswa diberi kartu yang berukuran 10×10 cm yang nanti dibacakan pada pasangannya. Seorang siswa yang lainnya diberi kartu yang berukuran 5×2 cm yang isinya tidak boleh dibaca (dilipat) kemudian ditempelkan di dahi atau diselipkan ditelinga.
4. Sementara siswa membawa kartu 10×10 cm membacakan kata-kata yang tertulis didalamnya sementara pasangannya menebak apa yang dimaksud dalam kartu 10×10 cm. jawaban tepat bila sesuai dengan isi kartu yang ditempelkan di dahi atau telinga.
5. Apabila jawabannya tepat (sesuai yang tertulis di kartu) maka pasangan itu boleh duduk. Bila belum tepat pada waktu yang telah ditetapkan boleh mengarahkan dengan kata-kata lain asal jangan langsung memberi jawabannya.
6. Dan seterusnya
CONTOH KARTU
Perusahaan ini tanggung-jawabnya tidak terbatas
Dimiliki oleh 1 orang
Struktur organisasinya tidak resmi
Bila untung dimiliki,diambil sendiri
NAH … SIAPA … AKU ?
JAWABNYA : PERUSAHAAN PERSEORANGAN

19. KELILING KELOMPOK
Maksudnya agar masing-masing anggota kelompok mendapat kesempatan untuk memberikan kontribusi mereka dan mendengarkan pandangan dan pemikiran anggota lainnya
Caranya………….?
1. Salah satu siswa dalam masing-masing kelompok menilai dengan memberikan pandangan dan pemikirannya mengenai tugas yang sedang mereka kerjakan
2. Siswa berikutnya juga ikut memberikan kontribusinya
3. Demikian seterusnya giliran bicara bisa dilaksanakan arah perputaran jarum jam atau dari kiri ke kanan

20. COURSE REVIEW HORAY
Langkah-langkah :
1. Guru menyampaikan kompetensi yang ingin dicapai
2. Guru mendemonstrasikan/menyajikan materi
3. Memberikan kesempatan siswa tanya jawab
4. Untuk menguji pemahaman, siswa disuruh membuat kotak 9/16/25 sesuai dengan kebutuhan dan tiap kotak diisi angka sesuai dengan selera masing-masing siswa
5. Guru membaca soal secara acak dan siswa menulis jawaban di dalam kotak yang nomornya disebutkan guru dan langsung didiskusikan, kalau benar diisi tanda benar (Ö) dan salan diisi tanda silang (x)
6. Siswa yang sudah mendapat tanda Ö vertikal atau horisontal, atau diagonal harus berteriak horay … atau yel-yel lainnya
7. Nilai siswa dihitung dari jawaban benar jumlah horay yang diperoleh
8. Penutup

———-
Sumber :
Djamarah, Bahri, Syaiful. Guru dan Anak Didik dalam Interaksi Edukatif, Jakarta : PT Rineka
Cipta, 2000.
Sagala, H.Syaiful. Konsep dan Makna Pembelajaran. Bandung : CV Alfabeta, 2006.
Usman, Uzer, Menjadi Guru Profesional. Bandung : Remaja Rosda karya, 2000.
Sudjana, Nana dan Ibrahim, Penelitian dan Penelitian Pendidikan. Bandung : Sinar Baru, 1989.
________, ktsp.diknas.go.id/download/ktsp_sma/14.ppt

About these ads

42 comments on “Ragam Metode Pembelajaran Interaktif

  1. trimakasih atas materinya, hanya saja metode pembelajaran khusus model anatomi tidak dibahas. mungkin akan lebih membantu jika materi tersebut ikut dicantumkan.
    trims

  2. pak, terima kasih materinya, cuma saya tadi jam 10 baru saja ujian skripsi dan ternyata masih ada kekurangan bahan yakni, bisa ga kita menggolongkan portofolio menjadi sebuah metode pembelajaran, karena saya sudah dengan mati2an mempertahankan agar portofolio ini menjadi sebuah metode yang dalam hal ini sama dengan penelitian saya mengenai metode pembelajaran portofolio dalam pembelajaran menulis di SMA. bisa kah bapak membantu saya mendapatkan literature mengenai portofolio menjadi bagian dari metode pembelajaran?
    terima kasi ats perhatiannya.

    ##Dos##
    Terima kasih atas atensinya, dan semoga berhasil dalam sidangnya,adapaun buku mengenai fortopolio : Djahiri, A.K. (2000). Model Pembelajaran Portofolio Terpadu dan Utuh. Bandung : PPKnH UPI dan CICED. dan Winataputra, U.S. (1999). Rancangan Perintisan Model Pembelajaran Portofolio di Delapan Propinsi. Bandung : UT dan CICED, terima kasih

  3. Ping-balik: Ragam Metode Pembelajaran Interaktif « Primatungkal’s Weblog

  4. mas aku mo ngambil teknya sampean kok gabisa ya mas. tolong kirim metode pembelajaran ke e mail saya ya……

    ..::DOS::..
    Terima kasih atas atensinya, saya sudah kirim emailnya dan mudah-mudah bermanfaat.

  5. Merdeka,,,,begini pak, selain metode yang telah bapak terangkan di atas, saya masih mempunyai bermacam metode lain yang saya tidak ketahui kelebihan dan kekurangannya. Diantaranya yaitu ;
    1. Metode Open ended (betul tidak pak ejaannya??)
    2. Metode CTL.
    3. Metode model.
    4. Metode mencongah???(yang satu ini saya tidak tahu definisinya sama sekali)
    5. Metode outbond.
    Maaf ya pak kalau saya merepotkan,,,sebetulnya ini bukan bidang saya tetapi saya sedang membantu tugas kuliah istri saya,,,dan yang telah saya sebut diatas saya benar-benar tidak tahu sama sekali,,,Terima kasih pak.

    ..::Dos::..
    pendidikan adalah bukan saja tanggung jawab guru, sekolah, atau pemerintah, tapi semua pihak. Pendapat mas memang betul banyak sekali metode atau model yang dapat digunakan dalam pembelajaran, dan apa yang disebutkan oleh mas diantaranya model CTL (Contextual Teaching and Learning ) dan outbond memang merupakan model pembelajaran, tentunya saya sangat berterima kasih atas pendapat mas tentang model pembelajaran. terima kasih

  6. Slamat siang pak, saya natali mahasiswa ums.Saat ini saya sedang menjalani skripsi berjudul tentang efektifitas model pembelajaran course review horay terhadap pemahaman konsep. akan tetapi saya tidak mempunyai referensi bukunya tentang model pembelajaran itu.berbagai toko buku sudah saya tinjau dan tidak memuat materi itu.Jika saya diijinkan mendapatkan materi itu saya minta tolong dikirim materi itu ke email saya atau kalo ada buku itu berjudul apa dan dimana saya bisa mendapatkannya.
    atas bantuannya sebelumnya saya ucapkan trimakasih.
    alamat email : mamah.endut@yahoo.co.id

  7. aslkm pak, saya sedang menulis skripsi tentang snowball throwing, tapi saya tidak mendapatkan buku atau literatur yang memuat tentang teori snowball throwing, jika dizinkan, saya minta tolong dikirimkan tentang literaturnya atau mengenai buku yang memuatnya. tolong ya pak…….
    terima kasih sebelumnya
    alamat email;konayuki_maniez@yahoo.com

  8. saya sangt berharp bapak brsedia membalasnya, karena ini sangt penting bg saya…….

    ..::dos::..
    mohon maaf saya tidak bisa membatu, karena saya sudah cek ternya tidak ada buku yang khusus membahas tentang snowball throwing, mungkin bagi yang berkunjung diblog ada yang tahu dan bisa membantu informasinya.
    terima kasih/

  9. salam kenal, saya memerlukan bantuan bapak untuk
    judul skripsi saya dan ternyata masih ada kekurangan bahan yakni, bisa ga kita menggolongkan kepala bernomor stuktur dan picture and picture menjadi sebuah model pembelajaran, karena saya sudah dengan mati2an mempertahankan agar judul yang saya buat ini menjadi sebuah model pembelajaran.bisakah saya minta tolong kepda bapak untuk mencari buku sumber yang sesuai untuk model ini khususnya untuk mata pelajaran PKN.
    terima kasi ats perhatiannya.

    ..::dos::..
    sebenarnya metode atau model apapun bisa digunakan untuk dijadikan judul penususnan skripsi selama itu dapat digunakan sebagai salah satu cara untuk menyelsaikan suatu permasalah dalam penelitian.

    untuk buku sumber yang membahas model yang ada di postingan ini saya juga belum menemukan, tetapi mungkin saya tawarkan alternatif buku yang bisa dijadikan pustaka skrpsi anda, seperti Guru dan anak didik karangan Drs. Syaiful Bahri Djamarah atau Konsep dan makna pemeblajaran karangan DR. H. Syaiful Sagala, M.Pd. mudah-mudah dapat membantu dan terima kasih atas kunjungannya, semoga sukses.

  10. Ass,pak saya butuh bantuan untuk mencari bahan dan sumber tentang metode kepala bernomor struktur,untuk digunakan sebagai bahan pembuatan skripsi.saya sangat membutuhkan bantuan bapak.please help me…wasalam dan terimakasih.

    ..::Dos::..
    terima kasih atas kunjungannya.
    untuk buku sumber yang membahas model yang ada di postingan ini saya juga belum menemukan, tetapi mungkin saya tawarkan alternatif buku yang bisa dijadikan pustaka skrpsi anda, seperti : Guru dan anak didik karangan Drs. Syaiful Bahri Djamarah atau Konsep dan makna pemeblajaran karangan DR. H. Syaiful Sagala, M.Pd.. mudah-mudah dapat membantu dan terima kasih atas kunjungannya, semoga sukses.

  11. Ass. Saya ingin contoh bagaimana metode course review horay dalam mata pelajaran BP/BK. Terus terang saya masih bingung bagaimana menerapkan metode ini, apabila siswa disuruh membuat kotak 9/16/25.Karena saya sendiri belum paham benar mengenai metode course review horay, yang di dalamnya ada pembacaan soal secara acak oleh guru kemudian siswa disuruh menjawabnya,yang apabila benar maka berteriak horay atau dengan yel-yel yang lainnya. Tapi masalahnya, kalau dalam materi BP/BK itu kan berupa bimbingan konseling, lalu bagaimana cara saya agar dapat menerapkan metode ini dalam kelas. Apakah itu memungkinkan?Mohon bantuannya,karena saya belum paham benar mengenai teori dan metoda ini. Saya minta contoh yang dimaksud dengan kotak-kotak yang harus dibuat oleh siswa itu, formatnya seperti apa. Terima kasih sebelumnya, yang mau membantu saya.

  12. Metode apa yang cocok untuk mengajarkan silogisme dan generalisasi dalam mata pelajaran bahasa Indonesia di SMA? terimakasih sebelumnya

    ..::Dos::..
    cocok tidaknya suatu metode tidak saja dilihat dari materinya, tapi juga sikon kelas, kemampuan siswa, dsb.
    tapi saya yakin, anda mampu mengatasinya.

  13. pk saya minta tlong bapak kirimkan saya daftar2 pustaka da materi yang lbih mendalam tentang model pembelajaran kooperatif skript
    terimakasih sebelumnya

    ..::Dos::..
    maaf, untuk sekarang ini saya tidak bisa memenuhi keinginan anda karena belum menemukan yang anda minta. terima kasih atas perhatian adn kunjungannya

  14. saya sangar tertarik dengan metode course review horray.
    boleh saya minta reverensi tentang metode tersebut?
    buku-buku penunjang yang membahas tentang metode course review horay apa saja?
    mohon bantuannya

  15. saya bisa dapatkan info yang lebih mendetail tentang course review horay dimana?
    buku2 penunjangnya apa saja ya?
    mohon bantuannya

  16. Mas,tolong kirim metode pembelajaran dgn metode pembatasan bahasa dong? Saya kok susah menemukan metode tsb? Mohon bantuannya ecepat mungkin. TERIMAKASIH.

  17. Mas,tolong kirim metode pembelajaran dgn metode pembatasan bahasa dong? Saya kok susah menemukan metode tsb? Mohon bantuannya ecepat mungkin.

  18. metode apa yang paling cocok diterapkan untuk mata pelajaran IPS, tolong dibahas dong?

  19. tolong dong dikirimkan ke emile sya penjelasan yang lebih lengkap tenteng pembelajaran course review horay. terutama beberapa referensi tentang metode tersebut

  20. aslkm pak, saya sedang menulis skripsi tentang model artikulasi, tapi saya tidak mendapatkan buku atau yang memuat tentang teori model artikulasi, jika dizinkan, saya minta tolong dikirimkan tentang buku yang memuatnya,apa judul,pengarang dan penerbitnya. tolong ya pak…….
    terima atas bantuan bapak.

  21. ass.maaf pak mengganggu, saya meminta tolong dengan bapak, bisa tidak menjelaskan dari pembelajaran interaktif itu sendiri secara umum.maksudnya pengertian, kegunaan, karakteristiknya dll. saya sangat membutuihkannya sebagai bahan skripsi saya.terima kasih

    ..::dos::..
    salam dan sukses buat tia, mungkin sebaiknya untuk lebih jelasnya bisa di lihat di buku Konsep dan makna pembelajaran, karangan DR. H. Syaiful Sagala, M.Pd. atau buku atau buku Guru dan anak didik dalam interaksi edukatif, Drs. Syaiful Bahri Djamarah, terimakasih semoga membantu

  22. aslkm pak, saya sedang menulis skripsi tentang course review horay, tapi saya tidak mendapatkan buku atau literatur yang memuat tentang teori course review horay, jika dizinkan, saya minta tolong dikirimkan tentang literaturnya atau mengenai buku yang memuatnya. tolong ya pak…….
    terima kasih sebelumnya
    alamat email;mug.aisyah@gmail.com

  23. pak bisa tolong kirimkan informasi yang lengkap tentang metode course review horay. terima kasih sebelumnya.

  24. salam pak.begini saya sedang meneliti efektivitas metode proyek untuk skripsi saya. tapi saya kesulitan tentang pustakanya. kalau memungkinkan boleh saya dibantu pak, kebetulan saya sedang dikejar deadline dr ortu supaya cepat selesai.terimakasih

  25. salam pak.sebelumnya saya mau tanya buku metode course review horay itu bagaimana saya bisa mendapatkannya soalnya saya sudah keliling ketoko buku mencari bahan tentang itu tapi sejauh ini saya belum menemukanya…mohon bantuan bapak terimakasih sebelumnya.alamat email : bertabert12@yahoo.co.id

  26. Assalamu’alaikum Pak!!!!bisa tolong kirimin informasi lengkap tentang SNOWBALL THROWING dan PROBLEM POSING..Sebelumnya terima kasih ya pak….

  27. Dona Riona Traweli

    Assalamu’alaikum Pak!!
    saya minta tolong berikan saya informasi tentang metode pembelajaran card and table??

  28. ass…
    pak,saya sari mahasiswi UNP,saya minta tlong berikan informasi tentang metode snowball throwing karena saya lagi mencari bahan untuk bikin skripsi,sdh saya cari bukunya kemana-mana tapi gak ada,sblumnya makasih bnyak y pak…

  29. aslkm, maaf pak mo tanya,siapa penemu model pembelajaran course review horay?dan dmn sya bs mendapatkan buku tentang course review horay? krn sy sedang membutuhkannya untuk bahan skrpsi saya. Jika diijinkan, tlng krim k email saya. Alamt email : honestly_ya@yahoo.com
    Tolong ya pak…dan trimaksh sblumnya.

  30. sblumnya q minta maaf n bertrima ksih… pak bolehkah sya minta bagaimana teori tentang model pembelajaran snowball throwing… cz nie bwt tgas kulyah….

    hormat kami

    feni

  31. makasih y pak artikelnya, tapi akan lebih mantap lagi kalau misalnya di tambahkan kelebihan dan kekurangan masing-masing metode tsb.

  32. Assalamualaikum Wr. Wb.
    bapak/Ibu?Sahabat?I yang terhormat,, Jen mau minta bantuan niee.,
    ada yang punya referensi (buku) yg didalamnya membahas model pembelajaran Snowball Throwing., trimakasih yg berkenan mengirimkan Referensinya!
    Kirim lewat e-mail saya abidin.jenal45@yahoo.co.id.,atau hubungi number ini 082118135286 atau 085794583399 (Jenal Abidin)., terimaksih banyak semuanya!.,,,

    # dos #
    banyak yang menyakan yang sama lalu saya juga sudah mencari di toko buku tapi kebetulan saya belum menenukan. terima kasih

  33. ass.saya mahasiswa yang sedang menyusun skripsi pak,,, sebelumnya terimakasih untuk artikel ini..tapi saya kesulitan untuk mencari buku mengenai model pembelajaran course review horray…tolong minta buku referensinya y pak untuk sidang skripsi saya..dimohon dengan sangat bantuannya karena bukunya susah didapat…
    jika bapak bersedia, mohon dikirim k alamat email saya:
    iyong_niest@yahoo.co.id
    terimakasih :)

  34. Pak kalau metode buat pembelajaran online yang cocok apa ya?? sy ngambil pelatihan akupuntur, sy mnta tlong pencerahannya buat skripsi, maf sblmnya ngrepotin….

  35. tlong dbahas donk tentang hubungan metode diskusi dengan prestasi belajar,
    tlong dicantumin jg literatur tentang pembelajaran diskusi

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s