You are currently browsing the monthly archive for Juni 2008.

Gegar budaya : Antara Bahasa Jawa dan Sunda
Oleh : Arif Syaefudin

Saya merupakan suku sunda (Bandung) karena saya lahir dan tumbuh besar di Bandung sehingga ketika TK hingga kelas Satu SD pun, saya masih belum bisa berbahasa Indonesia.- Hanya dapat berbahasa sunda. Walaupun ayah saya adalah orang jawa (Semarang) tetapi saya tetap tidak mengerti bahasa jawa. Ketika kelas 1 SMA saya sama sekali belum bisa berbahasa jawa terutama jawa halus (daerah Jawa Tengah). Ketika itu saya berangkat ke rumah kerabat ayah yang ada di Semarang untuk menghadiri pernikahan adik perempuan ayah. Seluruh keluarga saya sudah tahu bahwa saya tidak dapat berbahasa jawa maka mereka pun dapat memakluminya, sehingga mereka selalu berkomunikasi dengan saya dengan bahasa Indonesia. Setelah resepsi pernikahan adik perempuan ayah, kami sekeluarga berkunjung kerumah suami adik perempuan ayah yang berada di Solo. Ketika dalam perjalanan saya merasa sangat lapar sekali, selain karena perjalanan yang jauh juga karena ketika sarapan hanya makan sedikit.

Baca entri selengkapnya »

Aplikasi Filsafat Dalam Ilmu Komunikasi

Oleh
Tine Silvana R *)

Media massa telah menjadi fenomena tersendiri dalam proses komunikasi massa dewasa ini bahkan ketergantungan manusia pada media massa sudah sedemikian besar. Media komunikasi massa abad ini yang tengah digandrungi masyarakat adalah televisi. Joseph Straubhaar & Robert La Rose dalam bukunya Media Now, menyatakan; the Avarege Person spend 2600 Hours per years watcing TV or listening to radio. That,s 325 eight-hourdays, a full time job. We spend another 900 hours with other media, including, newpaper, books, magazines, music, film, home video, video games and the internet, that about hours of media use – more time than we spend on anything else, including working or sleeping (straubhaar & La Rose, 2004 : 3)

Baca entri selengkapnya »

Dalam kaitannya dengan agenda media terutama dalam kapasitasnya membentuk opini publik dapat dikatakan dengan beberapa teori yang relevan yaitu teori Agenda setting. Teori agenda setting memiliki tiga dimensi utama yang dikemukakan oleh Mannhem (Severin dan Tankard, Jr : 1992)
1) Agenda media
a) Visibility (visibilitas), jumlah dan tingkat menonjolnya berita.
b) Audience Salience (tingkat menonjol bagi khalayak), relevansi isi berita dengan kebutuhan khalayak.
c) Valence (valensi), menyenangkan atau tidak menyenangkan cara pemberitaan bagi suatu peristiwa.

Baca entri selengkapnya »

PENDAHULUAN

Kehadiran surat kabar merupakan pengembangan suatu kegiatan yang sudah lama berlangsung dalam dunia diplomasi dan di lingkungan dunia usaha. Surat kabar pada masa awal ditandai oleh wujud yang tetap, bersifat komersial (dijual secara bebas), memiliki beragam tujuan (memberi informasi, mencatat, menyajikan adpertensi, hiburan, dan desas-desus), bersifat umum dan terbuka.

Surat kabar lahir di abad tujuh belas di mana sudah terdapat pemisahan yang jelas antara surat kabar pemerintah dan surat kabar komersial. Namun, surat kabar pemerintah lebih sering dijadikan corong penguasa saat itu. Hal ini berbeda dengan surat kabar komersial. Pengaruh surat kabar komersial merupakan tonggak penting dalam sejarah komunikasi karena lebih menegaskan perannya dalam pelayanan masyarakat dan buka sebagai terompet penguasa.

Baca entri selengkapnya »

Terjemahkan

Rank

Personal Blogs - Blog Rankings

Jumlah Pengunjung

sejak 12 Maret 2008 :


Ekspresi

Yang sedang online

website counter

Peta Pengunjung

Locations of visitors to this page

Bagaimana mengubah blog WordPress menjadi MESIN UANG yang MEMATIKAN !! Tutorial komplit dilengkapi Software dan Script Siap Pakai

Tulisan yang dimuat

Arsip

free counters

RSS berita

  • Sebuah galat telah terjadi; umpan tersebut kemungkinan sedang anjlok. Coba lagi nanti.
Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.