Oleh : A. Nashrudin, S.IP, M,Si.
(Dosen Stikom WJB Serang)
Metode ilmiah boleh dikatakan suatu pengejaran terhadap kebenaran yang diatur oleh pertimbangan-pertimbangan logis. Karena ideal dari ilmu adalah untuk memperoleh interelasi yang sistematis dari fakta-fakta, maka metode ilmiah berkehendak untuk mencari jawaban tentang fakta-fakta dengan menggunakan pendekatan kesangsian sistematis. Karena itu, penelitian dan metode ilmiah mempunyai hubungan yang dekat sekali, jika tidak dikatakan sama. Dengan adanya metode ilmiah, pertanyaan-pertanyaan dalam mencari dalil umum akan mudah terjawab, seperti menjawab seberapa jauh, mengapa begitu, apakah benar, dan sebagainya.
Menurut Almadk (1939),” metode ilmiah adalah cara menerapkan prinsip-prinsip logis terhadap penemuan, pengesahan dan penjelasan kebenaran. Sedangkan Ostle (1975) berpendapat bahwa metode ilmiah adalah pengejaran terhadap sesuatu untuk memperoleh sesuatu interelasi.”
Metode ilmiah dalam meneliti mempunyai kriteria serta langkah-langkah tertentu dalam Metode ilmiah bekerja. seperti di bawah ini.
Kriteria
1. Berdasarkan fakta
2. Bebas dari prasangka
3. Menggunakan prinsip-prinsip analisa
4. Menggunakan hipolesa
5. Menggunakan ukuran objektif
6. Menggunakan teknik kuantifikasi
Langkah-langkah
1. Memilih dan mendefinisikan masalah.
2. Survei terhadap data yang tersedia.
3. Memformulasikan hipotesa.
4. Membangun kerangka analisa serta alat-alat dalam menguji hipotesa.
5. Mengumpulkan data primair.
6. Mengolah, menganalisa serla membuat interpretasi.
7. Membual generalisasi dan kesimpulan.
8. Membuat Laporan
KRITERIA METODE IMIAH
Supaya suatu metode yang digunakan dalam penelitian disebut metode ilmiah, maka metode tersebut harus mempunyai kriteria sebagai berikut:
1. Berdasarkan fakta.
2. Bebas dari prasangka (bias)
3. Menggunakan prinsip-prinsip analisa.
4. Menggunakan hipotesa
5. Menggunakah ukuran objektif.
6. Menggunakan teknik kuantifikasi.
6.1. Berdasarkan Fakta
Keterangan-keterangan yang ingin diperoleh dalam penelitian, baik yang akan dikumpulkan dan yang dianalisa haruslah berdasarkan fakta-fakta yang nyata. Janganlah penemuan atau pembuktian didasar-kan pada daya khayal, kira-kira, legenda-legenda atau kegiatan sejenis.
6.2. Bebas dari Prasangka
Metode ilmiah harus mempunyai sifat bebas prasangka, bersih dan jauh dari pertimbangan subjektif. Menggunakan suatu fakta haruslah dengan alasan dan bukti yang lengkap dan dengan pembuktian yang objektif.
6.3. Menggunakan Prinsip Analisa
Dalam memahami serta member! arti terhadap fenomena yang kompleks, harus digunakan prinsip analisa. Semua masalah harus dicari sebab-musabab serta pemecahannya dengan menggunakan analisa yang logis, Fakta yang mendukung tidaklah dibiarkan sebagaimana adanya atau hanya dibuat deskripsinya saja. Tetapi semua kejadian harus dicari sebab-akibat dengan menggunakan analisa yang tajam.
6.4. Menggunakan Hipotesa
Dalam metode ilmiah, peneliti harus dituntun dalam proses berpikir dengan menggunakan analisa. Hipotesa harus ada untuk mengonggokkan persoalan serta memadu jalan pikiran ke arah tujuan yang ingin dicapai sehingga hasil yang ingin diperoleh akan mengenai sasaran dengan tepat. Hipotesa merupakan pegangan yang khas dalam menuntun jalan pikiran peneliti.
6.5. Menggunakan Ukuran Obyektif
Kerja penelitian dan analisa harus dinyatakan dengan ukuran yang objektif. Ukuran tidak boleh dengan merasa-rasa atau menuruti hati nurani. Pertimbangan-pertimbangan harus dibuat secara objektif dan dengan menggunakan pikiran yang waras.
6.6. Menggunakan Teknik Kuantifikasi
Dalam memperlakukan data ukuran kuantitatif yang lazim harus digunakan, kecuali untuk artibut-artibut yang tidak dapat dikuantifikasikan Ukuran-ukuran seperti ton, mm, per detik, ohm, kilogram, dan sebagainya harus selalu digunakan Jauhi ukuran-ukuran seperti: sejauh mata memandang, sehitam aspal, sejauh sebatang rokok, dan sebagai¬nya Kuantifikasi yang termudah adalah dengan menggunakan ukuran nominal, ranking dan rating
LANGKAH DALAM METODE ILMIAH
Pelaksanaan penelitian dengan menggunakan metode ilmiah harus mengikuti langkah-langkah tertentu. Marilah lebih dahulu ditinjau langkah-langkah yang diambil oleh beberapa ahli dalam mereka melaksanakan penelitian.
Schluter (1926) memberikan 15 langkah dalam melaksanakan penelitian dengan metode ilmiah. Langkah-langkah tersebut adalah sebagai berikut:
1. Pemilihan bidang, topik atau judul penelitian.
2. Mengadakan survei lapangan untuk merumuskan masalah-malalah yang ingin dipecahkan.
3. Membangun sebuah bibliografi.
4. Memformulasikan dan mendefinisikan masalah.
5. Membeda-bedakan dan membuat out-line dari unsur-unsur permasalahan.
6. Mengklasifikasikan unsur-unsur dalam masalah menurut hu-bungannya dengan data atau bukti, baik langsung ataupun tidak langsung.
7. Menentukan data atau bukti mana yang dikehendaki sesuai dengan pokok-pokok dasar dalam masalah.
8. Menentukan apakah data atau bukti yang dipertukan tersedia atau tidak.
9. Menguji untuk diketahui apakah masalah dapat dipecahkan atau tidak.
10. Mengumpulkan data dan keterangan yang diperlukan.
11. Mengatur data secara sistematis untuk dianalisa.
12. Menganalisa data dan bukti yang diperoleh untuk membuat interpretasi.
13. Mengatur data untuk persentase dan penampilan.
14. Menggunakan citasi, referensi dan footnote (catatan kaki).
15. Menulis laporan penelitian.
Dalain melaksanakan penelitian secara ilmiah. Abclson (1933) mcmberikan langkah-langkah berikut:
1. Tentukan judul. Judul dinyatakan secara singkat
2. Pemilihan masalah. Dalam pemilihan ini harus: a). Nyatakan apa yang disarankan oleh judul. b). Berikan alasan terhadap pemilihan tersebut. Nyatakan perlunya diselidiki masalah menurut kepentingan umum. c). Sebutkan ruang lingkup penelitian. Secara singkat jelaskan materi. situasi dan hal-hal lain yang menyangkut bidang yang akan diteliti.
3. Pemecahan masalah. Dalain niemecahkan masalah harus diikuti hal-hal berikut: a).
Analisa harus logis. Aturlah bukti dalam bnntuk yang sistematis dan logis. Demikian juga halnya unsur-unsur yang dapat memecahkan masalah. b). Proscdur penelitian yang digunakan harus dinyatakan secara singkat. c) Urutkan data, fakta dan keterangan-keterangan khas yang diperlukan d). Harus dinyatakan bagaimana set dari data diperoleh termasuk referensi yang digunakan. e). Tunjukkan cara data dilola sampai mempunyai arti dalam memecahkan masalah. f). Urutkan asumsi-asumsi yang digunakan serta luibungannya dalam berbagai fase penelitian.
4. Kesimpulan
a). Berikan kesimpulan dari hipotesa. nyatakan dua atau tiga kesimpulan yang mungkin diperoleh b). Berikan implikasi dari kesimpulan. Jelaskan bebernpa implikasi dari produk hipotesa dengan memberikan beberapa inferensi.
5. Berikan studi-studi sebelumnya yang pernah dikerjakan yang berhubungan dengan masalah.
Nyalakan kerja-kerja sebelumnya secara singkat dan berikan referensi bibliografi yang mungkin ada manfaatnya scbagai model dalam memecahkan masalah. Dari pedoman beberapn ahli di atas, maka dapal disimpulkan balnwa penelitian dengan mcnggunakan metode ilmiah sckurang-kurangnya dilakukan dengan langkah-langkah berikut:
5.1. Merumuskan serta mcndefinisikan masalah
langkah pertama dalam meneliti adalah menetapkan masalah yang akan dipecahkan. Untuk menghilangkan keragu-raguan. masalah tersebut didefinisikan secara jelas. Sampai ke mana luas masalah yang akan dipecahkan Sebutkan beberapa kata kunci (key words) yang terdapal dalam masalah Misalnya. masalah yang dipilih adalah Bagaimana pengaruh mekanisasi terhadap pendapatan usaha tani di Aceh?
Berikan definisi tentang usaha tani, tentang mekanisasi, pada musim apa. dan sebagainya
5.2. Mengadakan studi kepustakaan
Setelah masalah dirumuskan, step kedua yang dilakukan dalam mencari data yang tersedia yang pernah ditulis peneliti sebelumnya yang ada hubungannya dengan masalah yang ingin dipecahkan. Kerja mencari bahan di perpustakaan merupakan hal yang tak dapat dihindarkan olch seorang peneliti. Ada kalanya. perumusan masalah dan studi keputusan dapat dikerjakan secara bersamaan.
5.3. Memformulasikan hipotesa
Setelah diperoleh infonnasi mengenai hasil penelitian ahli lain yang ada sangkut-pautnya dengan masalah yang ingin dipecahkan. maka tiba saatnya peneliti memformulasikan hipotesa-hipolesa unttik penelitian. Hipotesa tidak lain dari kesimpulan sementara tentang hubunggan sangkut-paut antarvariabel atau fenomena dalam penelitian. Hipotesa merupakan kesimpulan tentatif yang diterima secara sementara sebelum diuji.
5.4. Menentukan model untuk menguji hipotesa
Setelah hipotesa-hipotesa ditetapkan. kerja selanjutnya adalah merumuskan cara-cara untuk menguji hipotesa tersebut. Pada ilmu-ilmu sosial yang telah lebih berkembang. scperti ilmu ekonomi misalnva. pcnguji’an hipotesa didasarkan pada kerangka analisa (analytical framework) yang telah ditetapkan. Model matematis dapat juga dibuat untuk mengrefleksikan hubungan antarfenomena yang secara implisif terdapal dalam hipotesa. untuk diuji dengan teknik statistik yang tersedia.
Pcngujian hipotesa menghendaki data yang dikumpulkan untuk keperluan tersebut. Data tersebut bisa saja data prime ataupun data sekunder yang akan dikumpulkan oleh peneliti.
5.5. Mengumpulkan data
Peneliti memerlukan data untuk menguji hipotesa. Data tersebut yang merupakan fakta yang digunakan untuk menguji hipotesa perlu dikumpulkan. Bcrgantung dan masalah yang dipilih serta metode pcnelitian yang akan digunakan. teknik pengumpulan data akan berbeda-beda. Jika penelitian menggunakan metode percobaan. misalnya. data diperoleh dan plot-plot pcrcobaan yang dibual sendiri oleh peneliti Pada metodc scjarah ataupun survei normal, data diperoleh dengan mcngajukan pertanyaan-pertanyaan kepada responden. baik secara langsung ataupun dengan menggunakan questioner Ada kalanya data adalah hasil pengamatan langsung terhadap perilaku manusia di mana peneliti secara partisipatif berada dalam kelompok orang-orang yang diselidikinya.
5.6. Menyusun, Menganalisa, and Menyusun interfensi
Setelah data terkumpul. pcneliti menyusun data untuk mengadakan analisa Sebelum analisa dilakukan. data tersebul disusun lebih dahulu untuk mempermudah analisa. Penyusunan data dapat dalam bentuk label ataupun membuat coding untuk analisa dengan komputer. Sesudah data dianalisa. maka perlu diberikan tafsiran atau interpretasi terhadap data tersebut.
5.7. Membuat generalisasi dan kesimpulan
Setelah tafsiran diberikan, maka peneliti membuat generalisasi dari penemuan-penemuan, dan selanjutnya memberikan beberapa kesimpulan. Kesimpulan dan generalisasi ini harus berkaitan dengan hipotesa. Apakah hipotesa benar untuk diterima. ataukah hiporesa tersebut ditolak.
5.8. Membuat laporan ilmiah
Langkah terakhir dari suatu penelitian ilmiah adalah membuat laporan ilmiah tentang hasil-hasil yang diperoleh dari penelitian tersebut. Penulisan secara ilmiah mempunyai teknik tersendiri.













71 komentar
Pengumpan komentar untuk artikel ini
8 Februari 2009 pada 10:15 pm
WACHRODIN’S PERSONAL BLOG » Blog Archive » METODE ILMIAH
[...] Nashrudin, A. 2008. ” Apakah yang Dimaksud dengan Metode Ilmiah ” : http://dossuwanda.wordpress.com/2008/03/29/apakah-yang-dimaksud-dengan-metode-ilmiah/ [...]
15 Juli 2009 pada 8:20 pm
yusuf maharso
sesungguhnya ilmuwan adalah orang yang senantiasa mencari kebenaranNya… that’s great idealis.
makasih pak artikelnya, saya copy wat bahan ujian metil besok..hehe
28 Juli 2009 pada 2:59 pm
angga
I LAF U PULLLLLLL !!!!!! MMMMMMWAHHHHH ………………………………………………………………….
28 Juli 2009 pada 3:01 pm
angga
APA SAJAKAH CONTOH METODE ILMIAH JIKA MENURUT LANGKAH2 YG BENAR ??????/
29 Juli 2009 pada 6:52 pm
Itvia
Thanks Pak metodenya, bisa saya pakai bahan pertimbangan saya
5 Agustus 2009 pada 9:35 am
agung
gokillll lahhhh pengertian na
10 Agustus 2009 pada 6:23 pm
Dessy
thanks iya pak sudah diberikan apa arti metode ilmiah
10 Agustus 2009 pada 8:00 pm
rima
thank’s for all..
13 Agustus 2009 pada 10:01 pm
pinta uli
thank’s for the answers…
18 Agustus 2009 pada 6:48 pm
sasha37
yess ..sip dah .makasi akhirnya ak bisa mengerjakan tugas biologi .
masa anak smp disuruh nyari metode ilmiah yg buat anak kuliahan .yo gag mudeng !
19 Agustus 2009 pada 5:37 pm
siti aaron
w zizik ma yang namanya IPA….
3 September 2009 pada 12:35 pm
dedi pendra setiawan
trimakasih pak….. saya akan pakai metode bapak????
28 September 2009 pada 2:20 pm
jefri
thanks ya pak,informasi nya sangat membantu saya dalam mengerjakan tugas kuliah
3 Oktober 2009 pada 11:39 am
vina_informatika
makasih atas materi metode ilmiahnya…
berkat blog ini, tugas saya bisa terselesaikan…
di banyakin lagi donk…
biar lebih lengkap materi ttg metode ilmiahnya…
20 Oktober 2009 pada 9:57 pm
Ahmad sabar
blog bapak sangat membantu saya untuk mengerjakan tugas yang diberikan dosen saya..
tHanks..
tolong bimibing saya…
24 Oktober 2009 pada 5:39 pm
malselina salombe
isinya bagus,,, membantu saya mengerjakan tugas. Thanks
28 Oktober 2009 pada 3:19 pm
mar2
Pembahasannya bagus.
Thanks pak
29 Oktober 2009 pada 7:25 pm
tegar
mana contohny pak
5 November 2009 pada 7:09 pm
DWIE SUSILO
web pe elek ora apik aku mandeng kok rasane wegah bgt
12 November 2009 pada 3:27 pm
IRA
wahhhhhhhhhhhhhhhhh ngerti abiezzzzzzzzzzzz pokoknya besok ulangan dapet 100.Makasih ya!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!
17 November 2009 pada 9:13 am
Yana Herdiana
Terima kasih, tapi sayang tidak ada daftar pustakanya sehingga saya kesulitan referensinya Pak !
19 November 2009 pada 8:17 pm
manik
thank’s ..
gmna sieh cranya jdi rang pintar???
..::DOS::..
Caranya ada 3 langkah :
1. Membaca.
2. Membaca.
3. Membaca.
26 November 2009 pada 1:00 pm
Home Schooling Logos
Pengenalan akan Allah adalah awal dari ilmu pengetahuan
13 Desember 2009 pada 1:37 pm
huda
ada g sich unsur2 dr metode ilmiah?
dblumny mksih ya pa’..
27 Desember 2009 pada 9:15 pm
avril
thanz a lot bwt bpk yg udah bwt blog ini keren and bantu bge buat tugas saya skrg..
2 Januari 2010 pada 8:10 pm
ammank slows
its good mansion just thank to help me
7 Januari 2010 pada 2:40 pm
sofia
hy tolong bantuin kerjain tugas Q donk
12 Februari 2010 pada 8:49 pm
azzaer
bagus sekali hahahahahahaha?……
5 Maret 2010 pada 10:57 am
MISBA
BAGUS……
Dos>> terima kasih
7 Maret 2010 pada 11:04 am
hestiyani
thankZ…….. atas pemberitahuannya,,,,,,?
Dos>> sama-sama
7 Maret 2010 pada 11:05 am
hestiyani
bantuin aq ngerjain tugas membuat metode ilmiah donk……….. ?????
Dos>> Insya Alloh, Apa yang mesti dibantunya, semoga diberi kemudahan saja, terima kasih
13 Maret 2010 pada 5:54 pm
Ethe Atasoge
INTERestIng!!!!!
Sy Ska Mlakukn pNelitian. thx atz inFox
Dos>> Terima kasih
21 Maret 2010 pada 8:36 pm
puri
saya akan melakukan penelitAN,,,,,,,,,thanks ats blognya ,,,blh konsul ???????????????????????
Dos>> terima kasih juga
18 April 2010 pada 9:05 pm
intan kusumawati
BAGUS DAN MAKASIH SAYA TELAH BACA ILMUNYA
23 Mei 2010 pada 7:45 pm
reni
makasih bgt bisa ngerjain tugas nechh and dapat ilmu nya thank bgttt ychhh////
18 Juli 2010 pada 7:23 pm
rendy kurniadinata
maksiyah pak….
saya jadi bisa mmengerjakan tugas
21 Juli 2010 pada 7:39 pm
umi dyah retnasih
makasih banget bwt penjelasan e. tapi conto e mana?
25 Juli 2010 pada 2:13 pm
fitri yani
ihhhhhhhh biologi y ssuuuuuuuuuussssssssssaaaaahhh bnget ak bingung nich
25 Juli 2010 pada 2:14 pm
fitri yani
apaaaaaaaaa y isi.a bingung2 bingung
25 Juli 2010 pada 7:14 pm
wigi
ga ada contoh perumusan masalahnya yaaaaaaaaaaaaaaa?
28 Juli 2010 pada 7:25 pm
taufik dari padang
langkah-langkah yg sebenernya yg mna?
.::dos::..
terima kasih atas apresiasinya, langkah-langkahnya sebenarnya sudah ada dalam tulisan, tetapi mungkin belum begitu jelas, nah untuk melengkapinya coba lihat di buku Metode Penelitian karangan Moh. Nazir. Ph.D penerbit Ghalia Indonesia, atau buku Prosedur Penelitian Karangan Prof. Dr. Suharsimi arikunto penerbit Rineka Cipta. mudah-mudhan membantu
30 Juli 2010 pada 2:34 pm
fadlika sukmara
apa kan maksud x mtode ilmiah,,,,,,,,,,
2 Agustus 2010 pada 8:49 pm
onna chuek aja
pa tlg langkah lagkah sbenarnya yang mna……..
..::dos::..
terima kasih atas apresiasinya, langkah-langkahnya sebenarnya sudah ada dalam tulisan, tetapi mungkin belum begitu jelas, nah untuk melengkapinya coba lihat di buku Metode Penelitian karangan Moh. Nazir. Ph.D penerbit Ghalia Indonesia, atau buku Prosedur Penelitian Karangan Prof. Dr. Suharsimi arikunto penerbit Rineka Cipta. mudah-mudhan membantu
7 Agustus 2010 pada 7:54 am
frdyana
thanx ya jd tugas w selesaii dechh…………….
7 Agustus 2010 pada 1:57 pm
dimas
ada berapa metode ilmiah iu
25 Agustus 2010 pada 7:59 am
kyah
lengkap penjelasannya, tapi blm terlalu ngerti karena gk ada contohnya ..
18 September 2010 pada 8:03 am
aldi cute
horok……….
21 September 2010 pada 3:37 pm
RIFA'I
Lengkap sih penjelasannya,,,
tp kurang ringkas
21 September 2010 pada 7:01 pm
andi
ini artikel metode ilmiah apa bukan?,
14 Oktober 2010 pada 10:58 am
budi
makasih y pak ane copy tuk tugas ane…
14 Oktober 2010 pada 11:00 am
budi
thanks bgt
24 Februari 2011 pada 12:45 pm
Metode Ilmiah « Agungsetyono's Blog
[...] : http://dossuwanda.wordpress.com/2008/03/29/apakah-yang-dimaksud-dengan-metode-ilmiah/ Comments RSS feed SukaBe the first to like this [...]
2 Maret 2011 pada 10:35 pm
meiyanti w
alhamdulillah makasih banyak pak atas artikel dan info referensinya. lengkap sudah ilmunya, moga bermanfaat jg buat yg lain.
13 Maret 2011 pada 6:31 pm
Hamisati Muftia
minta izin copas ya
13 Maret 2011 pada 6:38 pm
Metode Ilmiah « Amie's Zone
[...] Copy Paste dari : http://dossuwanda.wordpress.com/2008/03/29/apakah-yang-dimaksud-dengan-metode-ilmiah/ [...]
13 Maret 2011 pada 7:29 pm
METODE ILMIAH « Tithagalz's Blog
[...] http://dossuwanda.wordpress.com/2008/03/29/apakah-yang-dimaksud-dengan-metode-ilmiah/ [...]
15 Maret 2011 pada 8:41 am
shadrus
apa tidak ada lagi pengertian metode ilmiah selain yang dari dua ahli yang ada dalam artikel bapak………?????
1 April 2011 pada 11:20 am
vida
metode ilmiah bwt kpala jdi pecah..
aduchhhhh pucinggggg pucinggggg
19 April 2011 pada 9:59 pm
OPpie
Mksiii buanget pak artikelnya…
Q lom phtokopy bhan metil q d kmpuss… Tp krang q dah bsa bljr wat artikel metil bpk….
Love u…
31 Mei 2011 pada 10:13 pm
METODE ILMIAH « She2008's Blog
[...] http://dossuwanda.wordpress.com/2008/03/29/apakah-yang-dimaksud-dengan-metode-ilmiah/ [...]
24 Juli 2011 pada 8:20 pm
AnezZ
thank’s ea pak,
brkat artikel bpk akhirnya dapt juga tugas yg aku cari2 untuk
pljran besok,,.
GBU
11 Agustus 2011 pada 9:02 pm
ulfany affa
makasih pak, atas artikelnya bwt mengerjakan tugas sekolah saya.
3 September 2011 pada 7:34 pm
rahjun spegha
makasih udah dibantu gerjin tugas
:42:
8 September 2011 pada 7:13 am
Irma RiseGfc'Ds Kenneth L
apa kesimpulan dari metode ilmiah ?
28 September 2011 pada 8:33 pm
Sri Nurbaeti
Pak bleh minta contoh makalah sosiologi dgn tema fenomena sosial, ga’?. . . . .
## dos ##
aduh maaf dengan senang hati kalo ada artikelnya cuma maaf kebetulan saya tidak punya. terima kasih atas perhatiannya
4 Februari 2012 pada 12:12 pm
sagitri kunti reksa ayu
saya sangat setuju,,, dan bagus sekali metode metodenya,, ini sangat memudahkan seseorang untuk melakukan penelitian…. masih ada kah metode metode yang lain selain ini
8 Februari 2012 pada 10:21 pm
angkim
thanks sangat bermanfaat..
29 Agustus 2012 pada 3:00 pm
gf86r
jhe’ lecek areah
6 September 2012 pada 9:40 pm
kagaminelin
Terima kasih atas penjelasannya! ini bermanfaat untuk tugas saya~ C:
15 September 2012 pada 6:02 pm
Penelitian Ilmiah « Teknologi Pendidikan Kita
[...] http://dossuwanda.wordpress.com/2008/03/29/apakah-yang-dimaksud-dengan-metode-ilmiah/, diakses 15 Maret 2012 pukul 10.10 WIB [...]
5 Juni 2013 pada 10:50 pm
METODE ILMIAH | Tyomulyawan's Blog
[…] http://dossuwanda.wordpress.com/2008/03/29/apakah-yang-dimaksud-dengan-metode-ilmiah/ […]