You are currently browsing the monthly archive for Maret 2008.

Oleh : A. Nashrudin, S.IP, M,Si.
(Dosen Stikom WJB Serang)

Metode ilmiah boleh dikatakan suatu pengejaran terhadap kebenaran yang diatur oleh pertimbangan-pertimbangan logis. Karena ideal dari ilmu adalah untuk memperoleh interelasi yang sistematis dari fakta-fakta, maka metode ilmiah berkehendak untuk mencari jawaban tentang fakta-fakta dengan menggunakan pendekatan kesangsian sistematis. Karena itu, penelitian dan metode ilmiah mempunyai hubungan yang dekat sekali, jika tidak dikatakan sama. Dengan adanya metode ilmiah, pertanyaan-pertanyaan dalam mencari dalil umum akan mudah terjawab, seperti menjawab seberapa jauh, mengapa begitu, apakah benar, dan sebagainya.

Menurut Almadk (1939),” metode ilmiah adalah cara menerapkan prinsip-prinsip logis terhadap penemuan, pengesahan dan penjelasan kebenaran. Sedangkan Ostle (1975) berpendapat bahwa metode ilmiah adalah pengejaran terhadap sesuatu untuk memperoleh sesuatu interelasi.”
Metode ilmiah dalam meneliti mempunyai kriteria serta langkah-langkah tertentu dalam Metode ilmiah bekerja. seperti di bawah ini.

Baca entri selengkapnya »

Oleh : Dra. Hj. Dewi Widowati, M.Si.
(Dosen Stikom WJB Serang)

Saat ini bangsa Indonesia sedang menghadapi era teknologi maju, diantaranya melalui media massa televisi, radio, surat kabar, dimana informasi melalui media massa tersebut begitu deras mengalir dan cepat diterima oleh para penonton, pendengar, maupun pembacanya. Kuatnya pengaruh dari kegiatan komunikasi melalui media massa, menyulitkan kita untuk memilah-milah informasi mana yang sebaiknya diserap oleh pengguna media massa tersebut. Dalam hul ini yang paling banyak mendapat sorotan tajam dari masyarakat adalah media massa televisi melalui tayangan-tayangannya.

Seiring kiprah televisi yang semakin luas jangkauannya, serta tumbuhnya stasiun-siusiun TV baru, memungkinkan banyaknya sendi-sendi kehidupan yang berlaku dalam masyarakat seperti norma atau perilaku jadi ikut tergradasi. .Untuk mengantisipasi hal ini, maka dibentuk oleh pemerintah Komisi Penyiaran Ihdonesia-Daerah (KPID) yang mengatur keberadaan TV atau radio publik dengan melihat dari segi isi (content) tayangan termasuk juga tentang frekuensinya, yang mana semua ini diatur dalam Undang-undang nomor 32 tahun 2002 tentang penyiaran. Baca entri selengkapnya »

Oleh : Dra. Hj. Dewi Widowati, M.Si.
(Dosen Stikom WJB Serang)

Bila kita berbicara tentang komunikasi dalam organisasi, mau tidak mau pastilah kita akan membahas tentang bagaimana informasi mengalir dalam suatu organisasi, Salah satunya, tantangan besar dalam komunikasi organisasi adalah bagaimana menyampaikan informasi ke seluruh bagian tersebut diterima oleh seluruh bagian dari organisasi. Pendek kata, yang dibahas adalah bagaimana, informasi bisa diciptakan, ditampilkan, dan diintepretasikan oleh anggota-anggot dalam organisasi.

Wayne Pace dan Don Faules, menyatakan, pada dasamya secara harfiah, informasi itu tidak mengalir, tidak bergerak, yang sesungguhnya terjadi adalah penyampaian suatu pesan, interpretasi pesan tersebut dan didistribusikan ke seluruh organisasi.
Informasi mengalir melalui suatu proses. Mengapa hal ini dipermasalahkan? Karena proses aliran infor¬masi adalah proses yang rumit, sebab apa yang dikemukakan dalam struktur dapat saja bukan yang sebenarnya terjadi dalam organisasi.

Baca entri selengkapnya »

Oleh : Dra. Hj. Dewi Widowati, M.Si.
(Dosen Stikom WJB Serang)

Kita sering mendengar kata komunikasi, Bahkan, dalam kegiatan klta sehari-hari pun tidak luput dari komunikasi. Kata komunikasi sendiri tidak asing bagi kita. Tapi, apakah sebenarnya komunikasi itu?

Menurut Drs. MQ Palapah & Drs. Atang Syamsudin, komunikasi adalah ilmu tentang pernyataan manusia yang menggunakan lambang-lambangnya yang berarti.
Yang dimaksud lambang-lambang di sini adalah lambang-lambang verbal dan non verbal. Lambang verbal adalah pernyataan berupa lisan maupun tulisan. Sedangkan lambang non verbal adalah dengan isyarat yang mengandung makna tertentu seperti senyuman, lambaian tangan, kerlingan mata, dan kening yang berkerut. Semua itu ungkapan seseorang yang pada dasamya adalah komunikasi.

Kegiatan berkomunikasi, baik dilakukan dua orang yang biasa disebut komunikasi antarpersona maupun komunikasi massa, komunikasi dengan menggunakan media massa (TV, radio, surat kabar, film) bisa saja mendapat gangguan yang dalam istilah komumikasi model Shannon dan Weaver disebut noise, yakni setiap rangsangan tambahan dan tidak dikehendaki yang dapat mengganggu kecermatan pesan yang disampaikan. Ahli-ahli komunikasi kini memperluas konsep pada gangguan ini menjadi gangguan psikologis dan gangguan fisik.

Baca entri selengkapnya »

Oleh : Dra. Hj. Dewi Widowati, M.Si.
(Dosen Stikom WJB Serang)

“Anak-anak. Dimanapun mereka berada, bagaimanapun kondisi yang telah mengguncangnya. adalah generasi penerus. Mereka dalah wajah kita dimasa depan , mari kita jaga agar mereka tetap ceria meraih masa depan “(Republika, Jumat 14 Januari 2005, Kolom GERAI).

Pernyataan di atas merupakan kalimat yang cukup menyentuh hati kita unluk diresapi lebih dalam lagi. Persoalan anak-anak sepertinya tidak diatami oleh hanya para orang tua mereka saja, tetapi juga bagi kita yang merasa bahwa persoalan anak-anak merupakan persoalan semua pihak. Lalu kita tentu akan bertanya persoalan apakah yang mengitari mereka? Mengapa sampai perlu dibahas lebih jauh lagi?

Baca entri selengkapnya »

Oleh : Dra. Hj. Dewi Widowati, M.Si.
(Dosen Stikom WJB Serang)

Indonesia adalah negara kepulauan terdiri dari 17.508 pulau, 485 suku bangsa dan 583 ba¬hasa daerah. Kenyataan itu sangat fantastis. Dengan begtu beragamnya suku bangsa, bahasa, dan adat istiadat.Kita tetap dipersatukan oleh satu bahasa, yaitu Bahasa Indpnesia. Sehingga informasi atau pesan kebudayaan dari masing-masing suku bangsa dengan bahasa yang berbeda-beda itu tetap bisa disimak.

Hubungan yang terjadi di antara berbagai suku bangsa tersebut tentu saja melalui suatu proses komunikasi. Jika proses komunikasi ditinjau dari segi komunikasi antarbudaya, maka bukanlah semata-mata terjadi proses tukar menukar barang seperti di pasar, tetapi terjadi suatu proses tukar menukar segi kebudayaan. Hal itu meliputi bahasa, religi, sistem ilmu pengetahuan, sistem ekonomi, sistem teknologi, sistem organisasi sosial dan kesenian.

Baca entri selengkapnya »

Oleh : Dra. Hj. Dewi Widowati, M,Si.
(Dosen Stikom WJB Serang)

Sebagai makhluk sosial, kita perlu berhubugan, bergaul dengan sesama manusia lain. Itu merupakan sisi dinamis dari manusia. Hubungan yang dilakukan atau dijalin setiap saat merupakan kegiatan berkomunikasi
Dalam ilmu komunikasi dikenal dengan istilah komunikasi antarpersona, komunikasi intra persona, dan komunikasi isyarat. Sedangkan komunikasi yang dilakukan antara manusia dengan Tuhannya, dalam ilmu komunikasl disebut ko¬munikasi transendental. Keempat bentuk komunikasi tersebut dalam istilah Islam dikenal dengan sebutan hablu minnallah dan habluminannas.

Komunikasi transendental memang tidak pernah dibahas secara luas, cukup dikatakan bah¬wa komunikasi transendental adalah komunikasi antara manusia dengan Tuhan, dan karenanya masuk dalam bidang agama.

Baca entri selengkapnya »

Saya punya arsip kumpulan soal yang lupa asal sumbernya, untuk itu jika ada yang mengklaim soal-soal ini saya mohon maaf, tidak bermaksud untuk tidak mencantumkan asal sumbernya.
Dalam latihan ini dibahas contoh-contoh soal berikut pembahasannya, sehingga diharapkan dengan adanya pembahasan para pengguna khususnya para siswa dapat lebih memahaminya.
Bagi yang penasaran dan mau mencoba untuk melengkapi contoh soal latihan yang sudah ada, silahkan download contoh soal dibawah ini mudah-mudahan dengan semakin banyaknya contoh latihan akan membuat lebih memahami dan lebih siap dalam menghadapi ujian.

Kumpulan soal untuk latihan Ujian Nasional tingkat SMP :
1. Bahasa Indonesia A
2. Bahasa Indonesia B
3. Bahasa Indonesia C
4. Matematika A
5. Matematika B
6. Matematika C
7. Bahasa Inggris A
8. Bahasa Inggris B
9. Bahasa Inggris C

Kumpulan soal untuk latihan Ujian Nasional tingkat SMA :
1. Bahasa Indonesia A
2. Bahasa Indonesia B
3. Bahasa Indonesia C
4. Matematika IPA A
5. Matematika IPA B
6. Matematika IPS A
7. Matematika IPS B
8. Bahasa Inggris A
9. Bahasa Inggris B
10. Bahasa Inggris C

ayo-belajar.jpg

Mohon Maaf tulisan  “Kumpulan materi Pelajaran saya pindahkan ke web saya http://dodosuwanda.co.cc, untuk itu silahkan Klik di sini, untuk mendownload kumpulan materi pelajaran,

Terima kasih…

2.1. Logika
Kata logika berasal dari kata logos dalam bahasa Yunani yang berarti kata atau pikiran. Secara bahasa logika berarti ilmu berkata atau ilmu berfikir benar. Kebenaran adalah syarat dari tindakan untuk mencapai tujuannya bagi laku perbuatan untuk menunjukan nilai. Logika menuntun pandangan lurus dalam praktek berfikir menuju kebenaran dan menghindarkan budi menempuh jalan yang salah dalam berfikir. Logika merupakan studi dari salah satu pengungkapan kebenaran dan dipakai untuk membedakan argumen yang masuk akal, serta berbagai bentuk argumentasi. Logika dalam kajiannya pada problem formal dan spesifik tentang keteraturan penalaran. Logika berurusan dengan pengetahuan yang bersifat formal apriori. Pengetahuan yang bersifat apriori adalah pengetahuan kebenarannya abstain dari pengalaman melainkan hanya berdasarkan definisi. Dalam logika sangat terkait dengan matematika.

Hukum dalam logika tidak termasuk pengamatan empiris, dan fungsi argumen logis untuk mengantarkan kita kepada kesimpulan yang tidak dapat diperoleh dari sekedar pengamatan. Kita membuat kesimpulan dikarenakan ada hubungan logis antara satu proposisi atau premis lebih dengan proposisi yang lain, kesimpulannya kurang lebih berbentuk bahwa yang kedua pasti benar jika yang pertama benar. Kemudian jika kita mengetahui yang pertama, kita dapat meyatakan yang kedua berdasarkan yang pertama.

Cara berpikir secara logis terbagi dua, yaitu : induktif dan deduktif
Induktif merupakan suatu cara berpikir di mana ditarik suatu kesimpulan yang bersifat umum dari berbagai kasus yang bersifat individual.
Deduktif adalah suatu cara berpikir di mana dari pernyataan yang bersifat umum ditarik kesimpulan yang bersifat khusus.

2.2. Silogisme
Silogisme adalah suatu proses penarikan kesimpulan secara deduktif. Silogisme disusun dari dua proposisi (pernyataan) dan sebuah konklusi (kesimpulan).
Silogisme terdiri dari ; Silogisme Katagorik, Silogisme Hipotetik dan Silogisme Disyungtif.

a. Silogisme Katagorik
Silogisme Katagorik adalah silogisme yang semua proposisinya merupakan katagorik. Proposisi yang mendukung silogisme disebut dengan premis yang kemudian dapat dibedakan dengan premis mayor (premis yang termnya menjadi predikat), dan premis minor ( premis yang termnya menjadi subjek). Yang menghubungkan diantara kedua premis tersebut adalah term penengah (middle term).

Baca entri selengkapnya »

Mungkin kita sepakat, bahwa kita berkeinginan mempunyai pemimpin yang menjadi dambaan, pemimpin yang dapat membawa kita dalam sebuah kemajuan, keadilan, dan kesejahteraan.
Betapa bangganya jika kita juga merupakan bagian dari yang didambakan itu, menjadi seseorang yang didambakan orang lain karena kepemimpinannya, selalu dinanti kehadirannya, selalu didengar apa yang diucapkannya, selalu diturut apa perintahnya, karena semua itu diyakini dan dirasakan akan membawa kepada sebuah perubahan, sebuah kemajuan buat semua orang, tidak ada lagi pembeda dalam menetukan kemajuan, tidak ada lagi pemisah dalam meningkatkan kesejahteraan, semua merasa diperhatikan sesuai dengan tugas dan tanggung jawabnya.

Baca entri selengkapnya »

Pembelajaran, Menurut Usman ( 2000 : 4 ) “ … proses pembelajaran merupakan suatu proses yang mengandung serangkaian perbuatan guru dan siswa atas dasar hubungan timbal balik yang berlangsung dalam situasi edukatif untuk mencapai tujuan tertentu” Proses pembelajaran merupakan interaksi semua komponen atau unsur yang terdapat dalam pembelajaran yang satu sama lain saling berhubungan dalam sebuah rangkaian untuk mencapai tujuan. Menurut Sudjana ( 1989 : 30 ) yang termasuk dalam komponen pembelajaran adalah “ tujuan, bahan, metode dan alat serta penilaian “Metode mengajar yang digunakan guru hampir tidak ada yang sisa-sia, karena metode tersebut mendatangkan hasil dalam waktu dekat atau dalam waktu yang relatif lama. Baca entri selengkapnya »

A. JUDUL PENELITIAN

Penggunaan Metode Tutor Sebaya Untuk Meningkatkan kemampuan dan kreatifitas Siswa dalam Belajar Microsoft Excel di Kelas VIII SMP Negeri 1 Rangkasbitung

B. BIDANG KAJIAN

Penelitian ini meliputi Bidang Kajian sebagai berikut:
1) Penggunaan metode Tutor Sebaya dalam PBM.
2) Kemampuan siswa dalam belajar Microsoft Excel (perintah-perintah untuk memformat lembar kerja, dan penggunaan rumus)
3) Kreatifitas siswa dalam menyelesaikan latihan Microsoft Excel (cara menyelesaikan lembar kerja) Baca entri selengkapnya »

Paradigma
1. Kaitanya paradigma Kepemimpinan dengan Teori Management – Administration – Leadership – Problem Solving – Human Relations :P aradigma kepemimpinan meliputi gaya kepemimpinan, tipologi kepemimpinan, model-model kepemimpinan, dan teori-teori kepemimpinan.a) Paradigma kepemimpinan dengan teori Management

Sebelum menjawab kaitannya paradigma Kepemimpinan dengan Teori Management , terlebih dahulu akan diuraikan tentang pengertian dan batasan di dalam Management ;

- Management adalah suatu proses yang dilakukan oleh satu orang atau lebih untuk mengkoordinasikan kegiatan-kegiatan orang lain guna mencapai hasil (tujuan) yang tidak dapat dicapai oleh hanya 1 orang saja. (Evancovich, 1989)

Baca entri selengkapnya »

Pembelajaran dengan model permainan Monopoly Pakem

pakema.gif Foto-1   pakemb.giffoto-2

2.1. Tinjauan Tentang Interaksi Pembelajaran
Belajar mengajar adalah sebuah interaksi yang bernilai normatif. Belajar mengajar adalah suatu proses yang dilakukan secara sadar dan bertujuan.
Dalam interaksi pembelajaran unsur guru dan siswa harus aktif, karena tidak mungkin terjadi proses interaksi bila hanya satu unsur yang aktif. Aktif dalam sikap, mental, dan perbuatan. Dalam sistem pengajaran dengan pendekatan keterampilan proses, siswa harus lebih aktif daripada guru. Guru hanya bertindak sebagai fasilitator dan pembimbing.
Baca entri selengkapnya »

Terjemahkan

Rank

Personal Blogs - Blog Rankings

Jumlah Pengunjung

sejak 12 Maret 2008 :


Ekspresi

Yang sedang online

website counter

Peta Pengunjung

Locations of visitors to this page

Bagaimana mengubah blog WordPress menjadi MESIN UANG yang MEMATIKAN !! Tutorial komplit dilengkapi Software dan Script Siap Pakai

Tulisan yang dimuat

Arsip

free counters

RSS berita

  • Sebuah galat telah terjadi; umpan tersebut kemungkinan sedang anjlok. Coba lagi nanti.
Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.