Oleh: dossuwanda | 21 Januari 2010

RANGKASBITUNG SEBAGAI KOTA PELAJAR

Oleh : DODO SUWANDA

Suatu kebanggaan bagi masyarakat Lebak, bahwa Rangkasbitung akan dijadikan kota pelajar. Pencanangan Rangkasbitung sebagai kota pelajar dilakukan pada tanggal   2 Mei 2009 bertepatan dengan hari Pendidikan Nasional oleh Bupati Kabupaten Lebak , H. Mulyadi Jayabaya di Alun-alun kota Rangkasbitung.

Berkaitan dengan itu muncul berbagai opini masyarakat, apakah sudah layak Rangkasbitung sebagai kota pelajar?, apakah sarana dan prasarana pendidikan sudah mencukupi dan lebih baik?, apakah ini apakah itu?,  jawaban untuk semua itu tentunya “Kenapa tidak?”, yang jelas disini adalah bahwa berhasil tidaknya  untuk mewujudkan Rangkasbitung sebagai kota pelajar  bukan hanya terletak  ditangan  Bupati dan Wakil Bupati, atau anggota DPRD,  atau juga guru. Tetapi tentunya peran aktif semua lapisan masyarakat adalah hal yang penting karena apapun program yang direncanakan dan dilaksanakan tentunya untuk kepentingan masyarakat itu sendiri. Baca Lanjutannya…

Oleh: dossuwanda | 16 September 2009

Etika dan Filsafat

Oleh Herry Erlangga, S.Sos, M.Pd.

Dosen Stikom WJB Serang Banten

PEMIKIRAN-PEMIKIRAN FILSAFAT KOMUNIKASI

1. Pemikiran Richard Lanigan

Karyanya yang berjudul “Communication Models in Philosophy, Review and Commentary” membahas secara khusus “analisis filsafati mengenai komunikasi”.

Mengatakan; bahwa filsafat sebagai disiplin biasanya dikategorikan menjadi sub-bidang utama menurut jenis justifikasinya yang dapat diakomodasikan oleh jawaban terhadap pertanyaan-pertanyaan berikut ini :

Baca Lanjutannya…

Oleh: dossuwanda | 16 April 2009

Kepemimpinan sekolah

Kemampuan kepemimpinan kepala sekolah merupakan faktor penentu utama pemberdayaan guru dan peningkatan mutu proses dan produk pembelajaran. Kepala sekolah adalah orang yang bertanggung jawab apakah guru dan staf sekolah dapat bekerja secara optimal. Kultur sekolah dan kultur pembelajaran juga dibangun oleh gaya kepemimpinan kepala sekolah dalam berinteraksi dengan komunitasnya (Kepala sekolah, guru, dan staf).

Baca Lanjutannya…

Oleh: dossuwanda | 16 April 2009

Visi Kepemimpinan

Lembaga pendidikan yang bermutu, memiliki visi yang jelas. Hough, Paine, dan Austin (1997) dalam Danim (2003:81) merumuskan visi sebagai berikut :

Visi merupakan pertualangan mental dari dikenal menjadi misteri, dari realitas kekinian ke pengharapan, mimpi-mimpi, aspirasi-aspirasi, dan reriko-resiko yang dipreferensikan ke depan .

Baca Lanjutannya…

Oleh: dossuwanda | 16 April 2009

Pembelajaran Organisasi

Proses pembelajaran menurut Danim (2003:195) setidaknya melibatkan lima hal :

a. Kesadaran koginisi dan afeksi untuk menerima stimulan muatan belajar.
b. Muatan material yang memiliki nilai-nilai kemaslahatan untuk dipelajari.
c. Melihat, mendengar, dan mengerjakan sesuatu sebagai seabagi perbuatan belajar.
d. Mengintegrasikan pengetahuan baru dengan apa yang mereka siap ketahui.
e. Perubahan perilaku yang muncul dari perbuatan belajar.

Baca Lanjutannya…

Oleh: dossuwanda | 14 Maret 2009

Informasi Laptop

Toshiba Satellite A355-S6925 16.0-Inch Laptop

Product Description
Price: $749.99 & this item ships for FREE with Super Saver Shipping.
Home. School. Work. Community. How many roles do you play? So Toshiba made sure the Satellite A355 series laptop PC is well dressed for any part, with Intel Core 2 Duo processor, generous 320GB storage and 4GB RAM, plus a wealth of other features aimed at making you a star. Movies, music, photos and games. Who doesn’t love being entertained? Of course, it helps that Satellite A355 laptop comes with a brilliant widescreen TruBrite display that puts a shine on almost any activity, offering incredible color and clarity, plus a widescreen format for more room to work and multitask. This Toshiba Satellite notebook is ready to help make your life better, right out of the box. The hardware, software utilities-even the design of the machine itself-are all meant to make things easy, regardless of who, what, where or when. It’s a laptop that works for you, with almost no work at all. 16 diagonal (1366 x 768) TruBrite TFT LCD display Built-in Webcam and Microphone Intel Graphics Media Accelerator 4500MHD with up to 1759MB shared Graphics Memory Labelflash DVD+-R/RW Super Multi Drive with Double Layer Harman/Kardon Stereo Speakers Intel WiFi Link 5100AGN 802.11b/g/n Wireless 10/100 Ethernet LAN 5-in-1 Bridge Media Adapter – MMC, SD, MS, MS Pro, xD ExpressCard 54/34 Slot Ports – 3 x USB 2.0, eSATA/USB combo, Headphone out S/P DIF; Microphone-in, VGA, IEEE-1394, RJ-11 (Modem), RJ-45 Approximate Unit Dimensions – 15.1 (W) x 10.5 (D) x 1.52 (H) Approximate Unit Weight – 6.48 pounds
Spec Check
16-inch LCD screen
2.0 GHz Intel Core 2 Duo T6400 processor
320 GB hard drive
4 GB RAM (maximum)
Dual-layer DVD±R drive with LabelFlash
Draft-N Wi-Fi (802.11a/b/g/n)
Intel GMA X4500MHD graphics (up to 1750 MB shared)
Windows Vista Home Premium (64-bit)
Fusion finish with Constellation Black pattern
Weighs 6.5 pounds

Got Toshiba Satellite A355-S6925

Oleh: dossuwanda | 12 Agustus 2008

Mengungkap Fakta Dibalik Insiden Monas

(Analisis Framing : Kompas, Republika, dan Hidayatullah online)
Oleh : Dodo Suwanda

I. Latar Belakang
Demokrasi, kemerdekaan menyatakan pendapat, dan hukum adalah rangkaian yang tidak dapat dipisahkan. Berbicara mengenai apa itu demokrasi, ada atau tidak demokrasi dan bagaimana “barometer” demokrasi suatu negara, salah satu indikatornya adalah bagaimana pelaksanaan hak pokok yang dimiliki oleh setiap rakyat, yaitu kemerdekaan untuk menyatakan pendapat.

Keran kebebasan pers yang dibuka lebar-lebar sejak era reformasi dimaknai tidak untuk kepentingan kalangan jurnalis semata. Namun kebebasan dan kemerdekaan pers tersebut demi kepentingan publik untuk mendapatkan berbagai informasi yang transparan, akurat, dan objektif. Baca Lanjutannya…

Oleh: dossuwanda | 12 Agustus 2008

Memahami Karya Sastra, Menyerap Nilai Budi Pekerti

Tujuan utama dari pengajaran sastra adalah untuk mcmbentuk sikap siswa yang apresiatif dan kreatif terhadap sastra dan bahasa secara umum. Namun, bukan berarti sastra juga tak memberi sumbangan terhadap perkembangan budi pekerti. Karena jika siswa atau mahasiswa sudah mampu bersikap apresiatif terhadap karya sastra, maka mereka sekaligus juga mampu menangkap nilai-nilai dan amanat yang ada dalam karya tersebut. Mengapa demikian?

Sebuah karya sastra, misalnya karya yang monumental semacam Mahabhatara dan Ramayana, memberikan amanat penting yang bisa menuntun seorang manusia dalam menjalankan hidupnya di dunia nyata, Artinya selain belajar menilai karya sastra, siswa juga bisa menyerap nilai budi pekerti yang terkandung di dalam karya itu. Baca Lanjutannya…

Oleh: dossuwanda | 21 Juni 2008

Sebuah Pengalaman

Gegar budaya : Antara Bahasa Jawa dan Sunda
Oleh : Arif Syaefudin

Saya merupakan suku sunda (Bandung) karena saya lahir dan tumbuh besar di Bandung sehingga ketika TK hingga kelas Satu SD pun, saya masih belum bisa berbahasa Indonesia.- Hanya dapat berbahasa sunda. Walaupun ayah saya adalah orang jawa (Semarang) tetapi saya tetap tidak mengerti bahasa jawa. Ketika kelas 1 SMA saya sama sekali belum bisa berbahasa jawa terutama jawa halus (daerah Jawa Tengah). Ketika itu saya berangkat ke rumah kerabat ayah yang ada di Semarang untuk menghadiri pernikahan adik perempuan ayah. Seluruh keluarga saya sudah tahu bahwa saya tidak dapat berbahasa jawa maka mereka pun dapat memakluminya, sehingga mereka selalu berkomunikasi dengan saya dengan bahasa Indonesia. Setelah resepsi pernikahan adik perempuan ayah, kami sekeluarga berkunjung kerumah suami adik perempuan ayah yang berada di Solo. Ketika dalam perjalanan saya merasa sangat lapar sekali, selain karena perjalanan yang jauh juga karena ketika sarapan hanya makan sedikit.

Baca Lanjutannya…

Oleh: dossuwanda | 21 Juni 2008

Filsafat Komunikasi

Aplikasi Filsafat Dalam Ilmu Komunikasi

Oleh
Tine Silvana R *)

Media massa telah menjadi fenomena tersendiri dalam proses komunikasi massa dewasa ini bahkan ketergantungan manusia pada media massa sudah sedemikian besar. Media komunikasi massa abad ini yang tengah digandrungi masyarakat adalah televisi. Joseph Straubhaar & Robert La Rose dalam bukunya Media Now, menyatakan; the Avarege Person spend 2600 Hours per years watcing TV or listening to radio. That,s 325 eight-hourdays, a full time job. We spend another 900 hours with other media, including, newpaper, books, magazines, music, film, home video, video games and the internet, that about hours of media use – more time than we spend on anything else, including working or sleeping (straubhaar & La Rose, 2004 : 3)

Baca Lanjutannya…

Oleh: dossuwanda | 21 Juni 2008

Agenda Setting Media

Dalam kaitannya dengan agenda media terutama dalam kapasitasnya membentuk opini publik dapat dikatakan dengan beberapa teori yang relevan yaitu teori Agenda setting. Teori agenda setting memiliki tiga dimensi utama yang dikemukakan oleh Mannhem (Severin dan Tankard, Jr : 1992)
1) Agenda media
a) Visibility (visibilitas), jumlah dan tingkat menonjolnya berita.
b) Audience Salience (tingkat menonjol bagi khalayak), relevansi isi berita dengan kebutuhan khalayak.
c) Valence (valensi), menyenangkan atau tidak menyenangkan cara pemberitaan bagi suatu peristiwa.

Baca Lanjutannya…

PENDAHULUAN

Kehadiran surat kabar merupakan pengembangan suatu kegiatan yang sudah lama berlangsung dalam dunia diplomasi dan di lingkungan dunia usaha. Surat kabar pada masa awal ditandai oleh wujud yang tetap, bersifat komersial (dijual secara bebas), memiliki beragam tujuan (memberi informasi, mencatat, menyajikan adpertensi, hiburan, dan desas-desus), bersifat umum dan terbuka.

Surat kabar lahir di abad tujuh belas di mana sudah terdapat pemisahan yang jelas antara surat kabar pemerintah dan surat kabar komersial. Namun, surat kabar pemerintah lebih sering dijadikan corong penguasa saat itu. Hal ini berbeda dengan surat kabar komersial. Pengaruh surat kabar komersial merupakan tonggak penting dalam sejarah komunikasi karena lebih menegaskan perannya dalam pelayanan masyarakat dan buka sebagai terompet penguasa.

Baca Lanjutannya…

Tulisan Sebelumnya »

Kategori